Senin, 14 Mei 2012

Yunani makin goyang, euro terguncang

Suara rakyat : Euro tergelincir ke level terendah dalam empat bulan terakhir hari ini setelah politisi Yunani gagal membentuk koalisi, membuat negara itu semakin terancam keluar dari euro. Dalam upaya terakhir membentuk pemerintahan, Presiden Yunani Karolos Papoulias bertemu dengan para pemimpin tiga partai besar kemarin. Namun upayanya gagal, pertemuan itu berakhir kurang dari dua jam dengan tidak ada kesepakatan. Presiden juga bertemu dengan pemimpin partai lainnya, namun juga tidak menghasilkan apapun. Presiden belum menyerah, ia akan mengadakan pertemuan lagi hari ini. Sayangnya, pemimpin Partai Radikal Kiri, atau Syriza mengatakan tidak akan menghadiri pembicaraan koalisi itu, menambah ketidakpastian politik. Syriza menolak bergabung dalam koalisi bersama Demokrasi Baru dan Pasok, dua partai yang pro-bailout. Bila pembicaraan nanti malam gagal menhasilkan koalisi lagi, pemilu ulang akan dijadwalkan untuk bulan depan. Perkembangan ini membuat semakin resah dan bersiap menghadapi kemungkinan keluarnya Yunani dari zona euro. Apalagi para kreditor melontarkan peringatan Yunani harus mematuhi persyaratan bila ingin tetap menerima dana dan menghindari kebangkrutan. Memang, hasil polling menyebutkan mayoritas rakyat Yunani tetap ingin berada dalam euro, tapi di sisi lain mereka juga tidak tahan dengan program penghematan. Menambah sentimen negatif ke euro, partai konservatif Kanselir Jerman menderita kekalahan kemarin dalam pemilu di negara bagian terpadat Jerman. Hasil yang bisa mengancam kebijakan penghematannya. Euro akhirnya jatuh ke bawah $1,29, hingga ke $1,2880, terendah sejak akhir Januari lalu. Euro sudah merosot dalam delapan dari sembilan sesi terakhir, tertekan sejak hasil pemilu Yunani, dimana tidak ada partai mayoritas. Ini membuat pasar resah dengan potensi keluarnya Yunani dari euro dan efeknya. Sembari menantikan perkembangan dari Yunani, pasar mencermati lelang obligasi Spanyol dan data produksi industrial zona euro. Bila dalam lelang itu yield naik lagi, bisa memberi tekanan ekstra ke euro. Dollar AS berjaya dalam perdagangan hari ini, menguat atas semua rival utamanya. Berita China menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) untuk merangsang ekonomi ternyata gagal mengangkat pasar, kalah efeknya dengan ketidakpastian Yunani. Aussie melorot ke bawah paritas, setelah mencapai low di $0,9993.

0 komentar:

Posting Komentar