Suara Rakyat : Poundsterling diperdagangkan menguat terhadap Dollar AS pada hari Senin setelah sebuah polling menunjukkan bertambahnya dukungan untuk partai Yunani yang pro-bailout, sehingga memberikan dorongan positif bagi mata uang beresiko. Permintaan untuk Sterling
diperkirakan juga masih akan terus meningkat seiring para investor
mencari alternatif investasi yang lebih aman dibandingkan Euro, meskipun
data terakhir menunjukkan resesidi Inggris yang sedikit lebih dalam
dengan penjualan ritel anjlok di bulan April.
' Secara umum Sterling terus
menarik arus modal masuk yang layak dari Eropa dan Asia, yang akan terus
menempatkan Euro/Sterling di bawah tekanan, kata Michael Derks, ahli
strategi mata uang di FxPro.
Poundsterling diperkirakan akan
kembali tertekan versus Dollar AS jika investor melihat meningkatnya
resiko bahwa gejolak di zona Euro akan menyeret ekonomi Inggris yang
rapuh dan memaksa Bank of England memperpanjang program pembelian obligasinya.
Eropa masih terus mengalami kesuraman di dalam masalah ekonominya dan dalam tanda-tanya yang belum terjawab tentang tingkat hutangnya yang tak kunjung teratasi serta dampak mengganggu yang bisa ditimbulkannya terhadap zona euro. Pertemuan para kepala negara di Eropa baru-baru ini dalam usaha mencapai kesepakatan tentang pemecahan krisis ekonomi di Yunani dan di benua itu hanya menghasilkan putaran ketidak-pastian berikutnya, analis PolicyMic’s mengatakan
Eropa masih terus mengalami kesuraman di dalam masalah ekonominya dan dalam tanda-tanya yang belum terjawab tentang tingkat hutangnya yang tak kunjung teratasi serta dampak mengganggu yang bisa ditimbulkannya terhadap zona euro. Pertemuan para kepala negara di Eropa baru-baru ini dalam usaha mencapai kesepakatan tentang pemecahan krisis ekonomi di Yunani dan di benua itu hanya menghasilkan putaran ketidak-pastian berikutnya, analis PolicyMic’s mengatakan
Sumber Berita: BeritaPagi - seputarforex.com







0 komentar:
Posting Komentar