Selasa, 15 Mei 2012

Kisruh politik Yunani masih bebani euro

Suara Rakyat :
Euro jatuh ke level terendah dalam empat bulan terakhir atas dollar di tengah kebuntuan politik Yunani yang dikhawatirkan bisa membawa negara itu melanggar perjanjian bailout dan keluar dari euro.
Presiden Yunani Karolos Papoulias mengajukan proposal membentuk pemerintahan yang terdiri dari para teknokrat, bertujuan untuk mengakhiri kebuntuan politik. Sayangnya proposal itu ditolak kubu kiri, yang menambah keraguan krisis politik bisa segera berakhir.  Selain itu, semakin besar kemungkinan pemilu ulang.
Presiden akan bertemu lagi dengan para pemimpin partai hari ini, masih berjuang mendapatkan kompromi di antara partai yang berseberangan. Upaya presiden ini datang setelah hasil pemilu yang tidak ada partai yang berhasil meraih suara mayoritas. Kegagalan menghasilkan pemerintahan koalisi akan memperpanjang krisis politik yang mempersulit Yunani mendapat bailout berikutnya.
Gejolak politik ini menekan euro ke level terendah sejak Januari. Euro saat ini diperdagangkan di $1,2827, setelah sempat melorot sampai $1,2813. Penembusan ke bawah $1,28, bisa membuka kemungkinan pengujian ke level terendah Januari $1,2624. Sudah jatuh 3% selama bulan ini, dan indikator teknikal sudah mencapai titik jenuh jual, seharusnya euro punya peluang untuk rebound.
Sayangnya sentimen masih bearish, selama tidak ada perkembangan positif dari Yunani, sulit bagi euro untuk bangkit signifikan. Pernyataan para menteri keuangan zona euro, pasca pertemuan kemarin, tidak berhasil mengangkat euro. Mereka mengatakan spekulasi Yunani keluar dari blok mata uang itu hanyalah propaganda.
Sembari mengamati perkembangan di Yunani, pasar disuguhi serangkaian data PDB Zona euro, termasuk anggota Jerman, Perancis, Portugal dan Yunani. Selain itu ada data sentimen investor JErman hasil survei ZEW.  Di saat genting seperti ini, Yunani menggelar lelang bills 91 hari senilai 1 miliar euro. EFSF juga berniat menjual notes senilai sama.
Kekhawatiran mengenai perlambatan ekonomi China dan global juga menekan mata uang berisiko dan mendorong safe haven dollar dan yen, dengan aussie mendekati level terendah dalam lima bulan terakhir. Dollar Australia tidak hanya tertekan oleh risk aversion, tapi juga RBA Minutes yang memperkuat kemungkinan penurunan suku bunga lanjutan. Aussie merosot sampai ke $0,9943 hari ini. 
Meski dollar diuntungkan oleh masalah Eropa, penguatannya terhambat oleh spekulasi the Fed siap melakukan pelonggaran lagi bulan depan. Data penjualan ritel dan inflasi AS akan menjadi pengamatan karena bisa mengubah ekspektasi itu, atau memperkuatnya.

0 komentar:

Posting Komentar