Suara rakyat : Euro berusaha menjauhi level terendah dalam dua tahun terakhir, dibantu
oleh berita partai konservatif yang pro-bailout memimpin polling dan
rencana pembentukan dana penyelamatan perbankan.
Menurut hasil survei akhir pekan, kubu konservatif meraih suara terbesar. Berita itu memicu aksi beli dengan harapan Athena tetap mematuhi persyaratan bailout dan tidak keluar dari zona euro. Kemenangan kubu konservatif dalam pemilu 17 Juni nanti juga memperbesar peluang terbentuknya pemerintahan.
Euro juga terangkat oleh laporan mengenai rencana pembentukan dana yang akan digunakan untuk mebantu atau mengambil alih bank bermasalah di zona euro. Skema ini dibiayai dari pungutan atas bank, diharapkan dapat memitigasi krisis perbankan. Tapi proposal ini masih harus menunggu persetujuan dari Jerman.
Kedua berita akhir pekan itu berhasil mengangkat euro hingga $1,2595 hari ini, setelah sempat tenggelam ke $1,2495, terendah dalam dua tahun terakhir. Namun, pelaku pasar masih ragu dengan keberlangsungan rally euro ini. Kedua berita di atas hanya sekedar pelipur lara. Masalah Yunani dan Spanyol masih terus membayangi pergerakan mata uang itu. Mata uang itu tampak masih kesulitan menembus $1,26.
Euro sempat ke level terendah dalam dua tahun terakhir, dihantam oleh kekhawatiran memburuknya krisis di Spanyol. Pasar goncang menyusul berita salah satu daerah otonomi Spanyol, Catalonia, meminta bantuan finansial kepada pemerintah pusat untuk membayar utang tahun ini. Menurut analis, laporan soal Catalonia ini berdampak besar karena mengindikasikan pemerintah Spanyol harus menyuntikkan dana lagi di saat sedang kehabisan uang.
Hal ini dilakukan karena pemerintah daerah itu kehabisan opsi untuk memenuhi kewajibannya tahun ini. Catalonia, yang merupakan seperlima ekonomi Spanyol, punya utang jatuh tempo sekitar 13 miliar euro tahun ini. Permohonan yang datang dari daerah terkaya negeri itu menggoyang pasar keuangan Eropa, dan menjadi berita terbaru yang dijadikan alasan untuk menghukum euro.
Di saat yang sama, pasar juga cemas dengan kondisi perbankan Spanyol, dimana Bankia, yang baru saja dinasionalisasi, butuh dana bailiout tambahan sebesar 15 miliar euro. Meski pemerintah mengumumkan rencana rekapitalisasi Bankia, belum menuntaskan krisis perbankan di Spanyol. Pasar cemas kasus Bankia ini hanya puncak gunung es.
Menurut hasil survei akhir pekan, kubu konservatif meraih suara terbesar. Berita itu memicu aksi beli dengan harapan Athena tetap mematuhi persyaratan bailout dan tidak keluar dari zona euro. Kemenangan kubu konservatif dalam pemilu 17 Juni nanti juga memperbesar peluang terbentuknya pemerintahan.
Euro juga terangkat oleh laporan mengenai rencana pembentukan dana yang akan digunakan untuk mebantu atau mengambil alih bank bermasalah di zona euro. Skema ini dibiayai dari pungutan atas bank, diharapkan dapat memitigasi krisis perbankan. Tapi proposal ini masih harus menunggu persetujuan dari Jerman.
Kedua berita akhir pekan itu berhasil mengangkat euro hingga $1,2595 hari ini, setelah sempat tenggelam ke $1,2495, terendah dalam dua tahun terakhir. Namun, pelaku pasar masih ragu dengan keberlangsungan rally euro ini. Kedua berita di atas hanya sekedar pelipur lara. Masalah Yunani dan Spanyol masih terus membayangi pergerakan mata uang itu. Mata uang itu tampak masih kesulitan menembus $1,26.
Euro sempat ke level terendah dalam dua tahun terakhir, dihantam oleh kekhawatiran memburuknya krisis di Spanyol. Pasar goncang menyusul berita salah satu daerah otonomi Spanyol, Catalonia, meminta bantuan finansial kepada pemerintah pusat untuk membayar utang tahun ini. Menurut analis, laporan soal Catalonia ini berdampak besar karena mengindikasikan pemerintah Spanyol harus menyuntikkan dana lagi di saat sedang kehabisan uang.
Hal ini dilakukan karena pemerintah daerah itu kehabisan opsi untuk memenuhi kewajibannya tahun ini. Catalonia, yang merupakan seperlima ekonomi Spanyol, punya utang jatuh tempo sekitar 13 miliar euro tahun ini. Permohonan yang datang dari daerah terkaya negeri itu menggoyang pasar keuangan Eropa, dan menjadi berita terbaru yang dijadikan alasan untuk menghukum euro.
Di saat yang sama, pasar juga cemas dengan kondisi perbankan Spanyol, dimana Bankia, yang baru saja dinasionalisasi, butuh dana bailiout tambahan sebesar 15 miliar euro. Meski pemerintah mengumumkan rencana rekapitalisasi Bankia, belum menuntaskan krisis perbankan di Spanyol. Pasar cemas kasus Bankia ini hanya puncak gunung es.







0 komentar:
Posting Komentar