Kamis, 24 Mei 2012

Euro makin tertekan ke level terendah sejak tahun 2010

Suara Rakyat : Euro menyentuh level terendah dalam dua tahun menyusul serangkaian data buruk yang memperkuat bukti ekonomi Eropa semakin dekat dengan resesi.
Indeks PMI manufaktur Jerman dan zona euro semakin kontraksi bulan lalu. Indeks PMI manufaktur Jerman trunk e 45,9 di Mei dari 46,7 di April. Sedangkan zona euro turun ke 45 dari 46,9. Sentimen bisnis Jerman merosot ke 106,9 di Mei dari 109,9 di April, mengindikasikan semakin banyan kalangan yang pesimis dengan prospek bisnis.
Zona euro juga mencatat kejatuhan pada indeks PMI komposit, atau gabungan sektor manufaktur dan jasa. Indeks PMI komposit zona euro turun ke 45,0 pada Mei dari 46 di April. Kondisi di Perancis juga tidak menggembirakan, di mana indeks PMI manufaktur dan jasanya semakin tenggelam dalam kontraksi.
Semua data itu datang di saat pasar sedang khawatir Yunani keluar dari zona euro dan efek dominonya. Muncul berita soal instruksi untuk menyiapkan rencana antisipasi keluarnya Yunani disepakati Senin lalu oleh Eurogroup Working Group (EWG), ahli yang bekerja untuk menteri keuangan zona euro. Pasar semakin pesimis setelah pertemuan Uni Eropa kemarin tidak menghasilkan apapun.
Pada jam 16:45 WIB, euro diperdagangkan di $1,2568, melemah dari level penutupan sebelumnya $1,2582. Euro sempat anjlok ke $1,2516. Terhadap yen, euro melemah ke 99,84 dari 100,1. 

Sumber Berita:  strategydesk.co.id

0 komentar:

Posting Komentar