Suara Rakyat : Euro masih bergerak dekat level terendah dalam tiga bulan terakhir atas dollar di tengah kebuntuan politik Yunani yang meningkatkan ancaman memburuknya krisis utang. Pembicaraan kedua untuk membentuk pemerintahan Yunani juga gagal, di saat masa depan negara itu di euro menjadi pertaruhan. Kegagalan ini semakin membuka kemungkinan pemilu harus digelar ulang. Alexis Tsipras, pemimpin Koalisi Kiri Radikal, atau Syriza, bertemu dengan pemimpin partai lainnya, namun gagal mencapai kesepakatan. Dalam membentuk koalisi, Tsipras punya syarat, yaitu membatalkan kesepakatan bailout dengan Uni Eropa dan IMF. Tuntutan ini tidak bisa diterima oleh dua partai pendukung bailout, yang berargumen langkah itu bisa membuat Yunani keluar dari euro, hingga menderita kemiskinan dan isolasi. Gejolak politik pasca pemilu ini membuat Jerman melontarkan peringatan Yunani harus tetap mematuhi persyaratan, atau bantuan tidak akan dikucurkan. Di saat pasar mencemaskan perkembangan Yunani, muncul berita Dewan EFSF memastikan pengucuran 5,2 miliar euro, bagian dari angsuran pertama bailout 39,4 miliar euro, untuk Yunani. Sebesar 4,2 miliar euro akan diberikan pada hari ini dan sisanya 1 miliar euro akan diberikan tergantung kebutuhkan Yunani. Berita itu memberi sedikit dorongan ke euro, tapi ketidakpastian politik Yunani masih menghambat lajunya. Setelah jatuh sampai ke $1,2911 kemarin, euro kini bergerak di $1,2945. Mata uang tunggal Eropa itu bertahan di kisaran $1,29, dan ini masih menjadi support yang kuat. Tapi pasar tetap mewaspadai kemungkinan memburuknya situasi di Yunani. Bila pemerintahan gagal terbentuk minggu ini dan sampai harus pemilu ulang, euro bisa jatuh ke bawah level itu. Mengenai mata uang lain, aussie berhasil melesat berkat data ketenagakerjaan yang mengesankan. Selama April, lapangan kerja bertambah sebanyak 15.500, yang membuat tingkat pengangguran turun ke 4,9% dari 5,2%. Aussie berhasil terangkat ke $1,0118 hari ini, setelah sempat mendekati paritas di $1,0019 kemarin. Kini pergerakannya tergantung data perdagangan China, yang akan diumumkan hari ini. Sterling juga berusaha bangkit, kini bergerak di $1,6135, setelah sempat melorot sampai ke $1,6065 kemarin, terendah dalam dua minggu terakhir. Serangkaian even penting akan menyertai pergerakan the cable hari ini, yaitu hasil rapat reguler BOE dan data industrial production. BOE diperkirakan mempertahankan rate dan tidak menambah stimulus moneternya. Sementara itu di AS, seperti biasa ada data initial jobless claims. Ketua the Fed Ben Bernanke akan berpidato hari ini, diikuti oleh pejabat lainnya Narayana Kocherlakota.
Kamis, 10 Mei 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar