Suara Rakyat :Melemahnya Dolar ini nampak sebagai kelanjutan pergerakan Dolar AS
dari minggu kemarin yang terdepresiasi dengan pernyataan Ben Bernanke,
Gubernur Bank Sentral AS dimana mengisyaratkan akan kebijakan moneter
yang lebih lunak. Pun demikian, Bernanke sendiri juga tidak memberikan
rincian mengenai bagaimana dan kapan kebijakan tersebut akan dilakukan.
Dengan tutupnya pasar AS atas libur nasional, pergerakan harga tidak terlalu fluktuasi.
Dalam perdagangan Poundsterling, yang mengalami peguatan dari
penurunan yang terjadi di awal perdagangan setelah indek pembayaran
manajer dan indek manufaktur Inggris dikabarkan mengalami kenaikan yang
mengejutkan. Hal ini mengisyaratkan berkurangnya tekanan ekonomi Inggris
yang secara signifikan menunjukkan arah yang lebih baik.
Indek Dolar AS turun ke 81.172 dari sebelumnya di 81.242.
Dalam perdagangan GBP/USD tidak banyak berubah di $1.5888 sempat
jatuh ke $1.5806 dan dalam perdagangan EUR/GBP turun 0.1% atas Sterling
di 79.27 pence. Sementara perdagangan EUR/USD hanya berubah tipis di
$1.2595, naik dari $1.2575.
Dolar AS terkoreksi melawan Yen Jepang ke ¥78.28 dari ¥78.34.
Sementara dalam perdagangan AUD/USD , turun ke $1.0244 dari sebelumnya
di $1.0323.







0 komentar:
Posting Komentar