Euro berjarak 0,4% dari
level terendahnya dalam lebih dari satu minggu terakhir terhadap dolar
AS sebelum rilis laporan yang diperkirakan akan menunjukan pengaruh
negatif dari krisis hutang Eropa di regionnya.
Mata uang 17 negara ini gagal bangkit
dari pelemahannya dalam lima hari terakhir terhadap yen sebelum rilis
data kepercayaan usaha Perancis yang diduga akan menunjuk pelemahan.
Data yang akan dirilis hari ini lainnya juga diperkirakan akan
menunjukan sentimen konsumen di Jerman dan Italia yang stagnan. Yen
melemah kuang dari 0,1% dari level tertingginya dalam satu minggu
terakhir terhadap dolar AS sementara bursa Asia lainnya hanya sedikit
bergerak setelah kemarin melemah sehingga permintaan akan yen terus
naik.
Euro berada dilevel $1,2942 di Tokyo
dari $1,2031 kemarin. Terhadap yen, euro dibeli dilevel ¥101,72 dari
¥100,67. Yen naik ke ¥77,83 per dolar setelah menyentuh level ¥77,81
kemarin, level tertingginya sejak 14 September.







0 komentar:
Posting Komentar