SUARA RAKYAT : Posisi Euro saat ini memang tak seburuk di tahun 2010. Dimana EUR
pernah terpuruk hingga ke level rendah (1.1900-an) terimbas situasi di
Yunani. Mulai dari pemangkasan peringkat kredit Athena sampai dengan
indikasi menjalarnya masalah sovereign debt ke negara anggota EZ
lainnya. Seperti Spanyol, Portugal, maupun Irlandia.
Dan meski
sempat mampu mencapai level highest (di level 1.4830) sejak
pembentukannya yakni pada awal Mei 2011. Euro pun kembali terjungkal
hingga ke level terendahnya di tahun 2012. Mata uang yang merupakan
riskier assets itu pun terindikasi bakal menyentuh atau bahkan yang
terburuk bisa menembus level 1.2000-an dalam waktu dekat ini.
Tak hanya negara-negara kumpulan Zona Euro yang bergulat dan membahas mengenai persoalan krisis utang Eropa. Semua pihak pun telah terpicu mempelajari seluk-beluk permasalahannya hingga berupaya mencarikan solusinya. Paling tidak, agar tak sampai terkena dampak negatifnya. Baik negara-negara yang tergabung dalam G7 berikut yang baru saja menyelenggarakan pertemuan penting yakni G20. Sedangkan para petinggi Eropa tak henti-hentinya berjuang keras menyelamatkan perekonomian Eropa dari ancaman yang lebih buruk.
Tak hanya negara-negara kumpulan Zona Euro yang bergulat dan membahas mengenai persoalan krisis utang Eropa. Semua pihak pun telah terpicu mempelajari seluk-beluk permasalahannya hingga berupaya mencarikan solusinya. Paling tidak, agar tak sampai terkena dampak negatifnya. Baik negara-negara yang tergabung dalam G7 berikut yang baru saja menyelenggarakan pertemuan penting yakni G20. Sedangkan para petinggi Eropa tak henti-hentinya berjuang keras menyelamatkan perekonomian Eropa dari ancaman yang lebih buruk.
Anggota Eropa dengan skala ekonomi
yang lebih besar juga tak luput dari potensi terjangkiti. Maraknya
pemberitaan downgrade peringkat kredit negara maupun sektor perbankan
Spanyol diantaranya. Belum lagi tentang indikasi terpuruknya Itali
berikut Siprus. Sangat menyedihkan sekali dan akan membahayakan
perekonomian global, apabila Eurozone’s debt crisis semakin memperburuk
outlook ekonomi dunia. Padahal, isu perlambanan ekonomi global telah
menghadang dua negara dengan perekonomian terbesar, yaitu AS &
China.
Dengan berbagai permasalahan yang menghantui Yunani dan
laksana tak henti-hentinya, timbul banyak pertanyaan di benak pikiran
saya. Dan bahkan mungkin bagi sebagian besar pelaku pasar. “Masih
layakkah Yunani tergabung dalam Eurozone? Mungkin, ada baiknya apabila
Athena tak lagi menjadi anggota Eurozone. Karena sudah berulang kali
Yunani terus-menerus merongrong mata uang tunggal mereka. Dan bukan
tidak mungkin, bakal ada lagi masalah-masalah lain yang potensi
mengganggu hingga mengindikasikan bahaya yang lebih mengerikan buat EUR.
Kendati
berbagai sentimen negatif berulang kali mengepung Yunani, keluarnya
Athena dari keanggotaannya di blok Eurozone, tak menjadi penjamin
amannya mata uang tunggal zona euro dari deraan depresiasi yang mungkin
mengelilinginya. Apalagi, dengan isyarat problema kesehatan ekonomi yang
menyeruak dari negara-negara anggota euro lainnya. Baik itu Spanyol,
Itali dan sangatlah mungkin menerpa anggota zona euro lainnya. Oleh
karena itu, terus waspadai Benua Biru!!! 






0 komentar:
Posting Komentar