Jumat, 22 Juni 2012

USD Kembali Menguat

Suara Rakyat : Dolar menguat terhadap euro dan mata uang lainnya hari ini setelah The Fed mengecewakan para investor dengan menghentikan quantitative easing-nya. Euro tampak berada di bawah tekanan setelah sebuah data menunjukkan sektor swasta Jerman menyusut pada bulan Juni lalu untuk bulan kedua dengan aktifitas manufaktru yang turun ke titik terendah sejak tiga tahun terakhir.
Hal tersebut mengindikasikan bahwa negara dengan ekonomi terkuat di Eropa tersebut sedang mengalami gangguan perkembangan pada kuartal kedua. Namun harapan masih ditumpu pada Bank Sentral Eropa yang diharapkan akan memangkas suku bunganya untuk menyelamatkan euro.
Euro melemah 0,4 persen menjadi 1.2650 per dolar AS setelah sempat menyentuh kisaran tertingginya Rabu lalu di 1.2744 per dolar AS.
Indeks dolar, yang menjadi pembanding nilai dolar terhadap enam mata uang utama lainya, naik 0,13 persen menjadi 81,717. Dolar sendiri naik 0,2 persen terhadap yen menjadi 79,63 yen.
The Fed memperpanjang Operation Twist yang harusnya berakhir bulan ini, hingga akhir tahun ini. dalam program tersebut, The Fed membeli surat berharga jangka panjang senilai 267 milyar dolar AS.


Sumber Berita: financeroll.co.id

0 komentar:

Posting Komentar