Kamis, 21 Juni 2012

Spanyol bersiap lelang obligasi, Euro merosot

Suara Rakyat : Euro turun seiring Spanyol yang bersiap-siap melaksanakan lelang obligasinya masih dalam rangka berjuang menghadap krisis Eropa yang tidak kunjung usai.
Euro menghentikan kenaikan dua harinya terhadap dolar AS dan yen sebelum laporan preliminari yang mungkin akan menunjukkan sektor layanan dan manufaktur Eropa akan menyusut lagi bulan ini. penyusutan tersebut diprediksikan akan menjadi yang paling tajam dalam tiga tahun terakhir.
Permintaan dolar terbatas oleh The Fed yang menghentikan quantitative easingnya. Meskipun demikian, Operation Twist yang harusnya berakhir bulan ini, diperpanjang The Fed hingga akhir tahun.
Euro turun 0,3 persen menjadi 1.2670 per dolar AS. terhadap yen, euro turun 0,2 persen menjadi 100,85 yen. Dalam dua hari terakhir, euro menguat 1,6 persen yen. Dolar AS naik 0,1 persen menajdi 79,60 yen.
Spanyol dijadwalkan menjual obligasi dengan tahun maturitas 2014,2015 dan 2017. Kemarin, imbal balik obligasi Spanyol turun ke 6,74 persen. pada 18 Juni lalu, imbal balik obligasi Spanyol naik ke 7,29 persen, kisaran tertinggi sepanjang sejarah Eropa. Level 7 persen telah membuat sejumlah negara seperti Yunani, Irlandia dan Portugal menjadi bangkrut.
Menteri keuangan zona Eropa akan bertemu hari ini di Luxembourg untuk membahas krisis Eropa. Sementara data jasa dan manufaktur yang akan dirilis hari ini diprediksi akan melemahkan sentimen pasar.

Disarikan dari berbagai informasi dan artiker seputar Forex

0 komentar:

Posting Komentar