Selasa, 29 Mei 2012

Keuangan Yunani Bisa Kolap Jika Hasil Pemilu Tidak stabil

Suara rakyat : Dari Yunani Dilaporkan, Mantan PM Teknokrat Yunani Lucas Papademos memperingatkan bahwa keuangan negara Yunani bisa mengalami kolaps kecuali jika hasil pemilu 17 Juni nanti menghasilkan pemerintahan yang stabil.
Situasi keuangan saat ini mengalami kejatuhan diluar ekspektasi akibat menurunnya pendapatan pajak dan membengkaknya anggaran selama dua kampanye pemilu Yunani.
Kolapsnya keuangan negara bulan depan akan menyebabkan gaji dan dana pensiun yang tidak terbayarkan, terutama setelah tampak cash flow negara berbalik menjadi negatif di awal Juni nanti ketika control pengeluaran kembali berkurang.
Problem politik Yunani yang tidak stabil serta peluang keluarnya Yunani dari Euro telah memicu sebagian besar penduduk untuk menunda membayar pajak, dan juga mempercepat arus modal keluar dari deposito bank lokal. Dilaporkan sekitar 3 milyar Euro telah ditarik sejak pemilu 6 Mei untuk mengantisipasi jika Yunani kembali menggunakan mata uang drachma.


Sumber Berita: LiputanMalam - seputarforex.com

Dolar AS melorot dari puncak

Suara Rakyat : Dolar AS melemah, turun dari puncak harga tertingginya sejak 2010 setelah jajak pendapat di Yunani menunjukkan dukungan bagi pemerintah saat ini, hal ini meredakan kekhawatiran sebelumnya yang menilai Yunani berpotensi keluar dai Zona Euro.
Indek Dolar AS turun ke 82.228 dari sebelumnya di 82.4 yang merupakan indek Dolar tertinggi sejak 2010 silam.
Dalam perdagangan antara Euro dengan Dolar AS, EUR/USD hampir datar-datar saja dengan berakhir di $1.2540 dari $1.2514. Pergerakan antara Euro dan Dolar AS memang terpengaruh oleh hasil jajak pendapat, melihat pada Jumat kemarin Euro terpuruk hingga ke level terendah dalam dua minggu ini.
Hasil jajak pendapat di Yunani mengisyaratkan dukungan bagi partai yang mendukung dana bantuan. Dengan kata lain, rakyat Yunani tidak keberatan dengan dana bantuan tersebut dengan segala konsekuensinya yaitu pengetatan anggaran. Meski demikian, melihat Pemilu masih akan dilakukan dalam beberapa minggu lagi, diperkirakan bahwa ketidak pastian akan menyelimuti Yunani pula. Artinya hal ini serta merta tidak menghilangkan kekhawatiran pasar bahwa kemungkinan Yunani keluar dari Euro masih terbuka. Grexit, istilah yang popular atas was-was pasar akan keluarnya Yunani dari Zona Euro akan berimbas pada ketidakstabilan Euro lebih lanjut.
Sementara dalam perdagangan antara Dolar AS dan Yen Jepang, USD/JPY menurun dari 79.455 Yen Jepang menjadi 79.67 Yen Jepang saja.
Pasar AS pada hari Senin tutup atas libur nasional AS.(Follow Twitter @hqeem)


Sumber Berita: financeroll.co.id